Detik-detik Terakhir Sebelum Ditabrak Kapal, Acil Ulun Tawassul Kehadirat Guru Sekumpul - ayooha.com ! Portal Berita Banua Terkini

ayooha.com ! Portal Berita Banua Terkini

Rambut tebal & kuat tidak mudah rontok tanpa ke dokter‎

Detik-detik Terakhir Sebelum Ditabrak Kapal, Acil Ulun Tawassul Kehadirat Guru Sekumpul

  • Minggu, 27 Januari 2019 | 15:42
  • Dibaca : 3100 kali
Detik-detik Terakhir Sebelum Ditabrak Kapal,  Acil Ulun Tawassul Kehadirat Guru Sekumpul
Abah guru Sekumpul saat masih muda, untuk menghadiri sebuah undangan acara dengan menaiki kapal bermesin. foto istimewa

PERISTIWA ini terjadi pada pertengahan bulan Mei, tahun 2013, (tanggalnya ulun lupa tapi hari Sabtu sore). Waktu itu ulun (saya) silaturrahim ke rumah acil (bibi). Rumah beliau berdiri tepat di pinggir Sungai Martapura jadi adem.  Apalagi saat itu airnya pasang dan arus nya deras, banyak kelotok (perahu bermesin) hilir mudik, begitu juga dengan sampan (jukung).

Saat itu ulun lagi asyik ngobrol dengan keluarga di dalam rumah acil sampai akhirnya kami mendengar ada orang-orang berteriak menyuruh kami keluar. Kami kaget dan berhamburan keluar,  ingin tahu apa gerangan yang terjadi. Orang-orang di seberang sungai berteriak sambil mengatakan, “Awas ada kapal handak marujuk (menabrak) rumah…!!”  Saat itu ulun lihat ada sebuah kapal besar yang melaju cepat,   jaraknya hanya sekitar 300 meter dari rumah acil.

Kapal itu mogok, mesinnya tak jalan, jadi akibatnya badan kapal hanyut terbawa derasnya arus. Dan celakanya, kapal itu hanyut menuju rumah acil ulun, serta rumah-rumah di sekitarnya.Kalau kapal ini sampai menabrak, maka diperkirakan 10 buah rumah akan hancur,  karena kapal ini termasuk kapal berbadan besar. Dan, tentu saja, tidak ada yang bisa menahan lajunya.

Para ABK kapal dan nakhodanya juga pasrah, mereka hanya berteriak menyuruh keluar dari rumah agar tidak ikut tertabrak.


Waktu itu suasana sangat gaduh, pekik “Allahu Akbar” bercampur teriakan panik para pemilik rumah yang terancam ditabrak, serta peringatan para awak kapal, bercampur jadi satu.

Ulun sendiri bingung, barang apa yang harus diangkut karena perkiraan ulun, paling sekitar 10 menit lagi, kapal itu sudah akan menghancurkan segalanya. Tanpa pikir panjang, ulun langsung menarik tangan acil untuk menjauh dari rumah itu.

Baca Juga :  Kepada Guru Aini, "Ikam Handaklah Malihat Kekuasaan Allah Ta'alaa?" Dan Sesuatu Mengejutkan pun Terjadi

Acil ulun sempat ngotot tidak mau lari menyelamatkan diri,  kalau tidak ditarik maka acil akan ikut tertabrak kapal tesebut beserta rumahnya.

Sementara itu, haluan depan kapal sudah menukik tepat ke arah rumah acil. Saat ulun menarik tangan acil untuk menjauh, tiba-tiba beliau melepaskannya dan berlari kembali ke depan rumah. Lalu acil terdiam sebentar di situ, sementara yang lain sudah berteriak-teriak menyuruh dia menyingkir. Tepat 5 menit sebelum tabrakan, ulun tarik paksa tangan acil berhasil hingga menjauh.

Tiba-tiba buritan belakang kapal terdorong ke tengah sungai dengan sangat cepat, terus terdorong sehingga posisi kapal yang tadi sejajar rumah acil menjadi melintang menuju tengah sungai.  Sehingga haluan depan yang tadi mau menabrak rumah, menjadi ada jarak sekitar setengah meter sampai kapal itu terus menuju ke tengah sungai Martapura, mengikuti arus, terus seperti itu sampai ada bantuan kapal yang menarik kapal mogok itu ke pinggir sungai.

Alhamdulilah rumah acil ulun dan 10 rumah lainnya selamat. ABK dan nakhodanya juga mengucap syukur, mereka kesenangan lantaran banyaknya biaya ganti rugi yang harus dikeluarkan andai tabrakan dengan rumah penduduk terjadi.

Fenomena yang barusan terjadi tadi, (buritan kapal yang tiba-tiba berubah haluan, melintang ke tengah sungai),  menurut paman ulun akibat derasnya dan dalamnya arus pasang air. Untuk sementara kami percaya dengan penjelasan itu.

TERUNGKAP PENYEBAB SEBENARNYA….. baca di sebelah.

Facebook Comments

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional