Tak Tahan Mendengar Ledakan Petasan, Membuat Anak ini Lumpuh Sejak Kecil - ayooha.com ! Portal Berita Banua Terkini

ayooha.com ! Portal Berita Banua Terkini

Rambut tebal & kuat tidak mudah rontok tanpa ke dokter‎

Tak Tahan Mendengar Ledakan Petasan, Membuat Anak ini Lumpuh Sejak Kecil

  • Minggu, 11 Desember 2016 | 15:14
  • Dibaca : 490 kali
Tak Tahan Mendengar Ledakan Petasan, Membuat Anak ini Lumpuh Sejak Kecil
Muhammad Noval Rivaldi didampingi ayahnya Edy Saryanto,Neneknya dan keluarganya. pelpost.com

PELAIHARIMuhammad Noval Rivaldi kini umurnya sudah sekitar 5 (lima) tahun, tapi kondisinya tidak seperti anak balita yang seusianya. Kondisinya sangat menyedihkan, sehari-hari hanya tergolek tak berdaya. Kondisi tubuhnya yang lemah lunglai itu, sudah sejak ia baru berusia sekitar satu bulan dan berlangsung sampai kini, Sabtu (10/12/2016).

Ia adalah anak kedua dari pasangan Edy Saryanto dan Yeni Murdaningsih, warga RW 8 Desa Bumi Asih Kecamatan Panyipatan. Kondisi kesedihan itu, kini menjadi duka yang mendalam, ibunya Yeni Murdaningsih yang selama ini merawatnya dengan penuh kesabaran dan ketelatenan, meninggal dunia, Jum’at (09/12/2016).

Ayahnya, Edy Saryanto, saat dikunjungi Pelaihari Post, Sabtu (10/12/2016), terlihat selalu mendampingi anaknya, berulangkali menggendong dan memeluk erat anaknya, Muhammad Noval Rivaldi.

“Ibunya baru kemarin, meninggal. Dia tidak mengerti apa yang terjadi, belum mengerti kalau ibunya meninggal. Tetapi anehnya, sejak tadi malam ia terlihat tidak tidur. Mungkin ia juga sedang merasakan ada sesuatu yang berbeda dari biasanya,” tutur Edy Saryanto.

Kondisi anaknya itu, tutur Edy Saryanto, sangat lemah. “Kalau sudah umur segini, biasanya sudah bisa berlari. Tapi dia tergolek lemah. Untuk menggerakan badannya saja sepertinya sulit. Pada saat ia lahir kondisinya baik-baik saja. Tetapi setelah sekitar sebulan, atau istilah d isini sebelum selapan, pada saat itu musim petasan. Ada ledakan petasan dari luar rumah, ia terkejut dan kondisinya langsung drop,” ujarnya.

Baca Juga :  Ganjaran Penjara Seumur Hidup ini Layak, Bagi Dosen Poliban Pembunuh Ayah Ibunya

Melihat kondisinya sepeti itu, tutur Edy Saryanto, anaknya pada waktu itu dibawa ke Rumah Sakit dan menjalani Operasi Di RSU Ulin. “Operasi bedah kepala, terdapat banyak sekali darah beku di kepalanya. Ini Mas bekas jahitan di kepalanya hampir separoh kepalanya ada bekas dibedah, yang tidak tumbuh rambutnya” ucapnya sambil menunjukan bekas operasi di kepala anaknya tersebut.

Usaha untuk penyembuhan bagi Muhammad Noval Rivaldi terus dilakukan. “Beberapa hari yang lalu, sebelum ibunya meninggal, Noval menjalani Perawatan. Katanya pengobatan Kemo. Tanggal 26 November 2016 kemarin, di Klinik Global Banjarmasin,” ucap Edy Saryanto.

Sementara itu, pendamping PKH Kecamatan Panyipatan Machdalena mengungkapkan kalau ibunya Muhammad Noval Rivaldi yaitu Yeni Murdaningsih termasuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Bumi Asih Kecamatan Panyipatan.

“Untuk Muhammad Noval Rivaldi sendiri ke depan akan kita usulkan untuk kategori disabilitas. Mudahan ini diakomodir oleh Pusat,” ujarnya. (yon/pelpost.com)

sumber pelpost.com

Facebook Comments

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional